Target Operasi Antik Lancang Kuning 2021, Polda Riau Amankan 463 Pelaku

RIAU/PekanBaru, teropongreformasi.com – Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SIK, menggelar Konferensi Pers Pengungkapan Shabu dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2021 Polda Riau di halaman belakang markas Komando Polda Riau, jalan Pattimura no 13 Kota Pekenbaru, Minggu pagi (14/03/2021).

Dalam keterangannya kepada wartawan saat jumpa pers, Agung Setya yang didampingi Dir Resnarkoba Kombes Victor, Dansat Brimob Kombes Deddy dan Kabid Humas Kombes Narto mengatakan bahwa selama Operasi Antik yang telah dilaksanakan Polda Riau sejak 18 Februari sampai dengan 11 Maret 2021 atau selama 22 hari, Polda Riau telah berhasil menangkap Shabu sebanyak 42,19 kilogram, Ekstasi 50.236 butir, Ganja 1,12 kilogram, Uang tunai sebanyak 325 juta rupiah lebih, Mobil 9 unit, Motor 83 unit dan HP sebanyak 320 unit lebih.

Menurut Agung, Shabu seberat 42 kilogram lebih itu setara dengan penyelamatan 85 juta orang dari bahaya Narkotika

Dalam paparannya selama konpers kali ini, menurut Agung, Riau telah menjadi daerah transit Narkoba. Dia tak ingin hal itu terus terjadi. Operasi Antik kemaren telah selesai. Dan selama Operasi Antik ini Polda Riau telah berhasil menangkap 463 orang dengan jumlah rincian tersangka Laki – laki sebanyak 424 orang dan Perempuan 39 orang.

Menurut Agung mereka ini retetan adalah kurir, bandar dan juga ada sebagai pengendalinya.

“Kita bisa liat dari Hasil Operasi ini bahwa ada 44 target Operasi dan ke 44 Target Itu telah tercapai semuanya, Kita juga mampu mencapai 444 non target dalam Operasi Antik” Ujar Agung.

Dia juga mengatakan ingin focus pada pengguna narkoba. Para pengguna ini, sebagian juga dari penangkapan adalah korban. Dan dia juga ingin agar Pemerintah Daerah ikut memberi andil agar para pengguna ini dapat direhabilitasi dengan baik.

Seluruh Pemda yang ada di Provinsi Riau agar turut partisipasi memberantas peredaran narkoba di kalangan nya bahkan di daerahnya masing-masing segera informasikan pada pihak kepolisian,harus lebih banyak dan harus lebih mampu untuk memberikan berbagai fasilitas agar pengguna dapat direhabilitasi, bisa sembuh dan tidak menjadi bagian dari pengedar maupun pecandu narkoba, Ucapnya.

Kapolda Riau, menyampaikan Bagi Semua masyarakat agar jangan pernah kompromi terhadap peredaran narkoba, Dimana pun narkoba ditemukan segera laporkan, maka narkoba harus dimusuhi sejak dini,. Jangan sampai kita kalah dengan jaringan -jaringan peredaran narkoba. Baik dirumah, di lingkungan dan dimanapun tempat nya segera Kordinasi pada Aparat Penegak Hukum (APH)dari kepolisian,tegasnya.

“Jangan sampai ada pengguna narkoba karena narkoba pasti merugikan kita semua” ujar Agung menutup ketarangannya.

Penulis :”Endy©–Dnst”

(Visited 32 times, 18 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *