Kasus Jual Beli Online, Akun FB Bayu Prasetya Terancam Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

SITUBONDO, teropongreformasi.com – Pencemaran nama baik sering diartikan sebagai rusaknya reputasi, kredibilitas, dedikasi dan termasuk juga kepercayaan seseorang terhadap orang lain. Tercemarnya nama baik yang berakibat pada rusaknya nilai-nilai dan tatanan sosial kemasyarakatan yang mengakibatkan kekacauan pada bidang – bidang tertentu. Penelitian ini mengambil bentuk sebagai penelitian normatif sosiologis yang menitikberatkan permasalahan pada fenomena penggunaan media sosial facebook yang menjadi tren kehidupan modern sekarang ini.

Tidak dapat dipungkiri, aktifnya interaksi sosial pada laman media sosial facebook, membuka tindak pidana pencemaran nama baik. Prinsipnya ius societas ubi ius, facebook yang merupakan laman virtual namun diisi oleh berbagai golongan dan lapisan masyarakat, menempatkan facebook sebagai suatu ruang publik yang luar biasa besar dan berpengaruh.

Pencemaran nama baik dapat terjadi baik sengaja maupun tidak, namun demikian berdasarkan observasi data didapati bahwa bentuk-bentuk pencemaran nama baik dapat berupa fitnah, tuduhan, sindiran dan lain sebagainya. Sanksi tindak pidana pencemaran nama baik bagi pelaku yang dapat dituntut pidana penjara lama 6 tahun / denda paling banyak Rp.1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) sesuai dengan Pasal 27 jo Pasal 45 UU IT.

Seperti halnya yang dialami Khalid Warisman marhan Warga KP. Kesambian RT 03 RW 01 Desa Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, dimana selain pihaknya menjadi Guru Honorer di Sebuah SD di Kabupaten Situbondo, disamping itu dia berbisnis Jual Beli Sepeda Motor melalui Media Sosial yang sudah digeluti hampir 8 Tahunan.

Namun sayang disaat dirinya memosting unit sepeda motor lengkap Mati Merk Viar Model Supra perkiraan Tahun 2004. Di Group Facebook “Jual Beli Motor Bekas Situbondo” dan kurang lebih di share Ke 9 (sembilan) Group Facebook Jual Beli. Dengan memakai akun Facebook Anonim “Nafisa Marhan” dengan membuka harga penjualan Rp. 1.350.000,- pada hari Jum’at (19/2/2021).

Akhirnya Mendapatkan inbok Messenger Facebook dari akun Anonim Bayu Prasetya terjadi percakapan tawar menawar sepeda motor Merk Viar Model Supra Perkiraan Tahun 2004.

” Awalnya dia tanya harga pas berapa sepeda motor tersebut saya jawab Rp. 1,2 Juta Rupiah dari Rp. 1,350.000 Awal saya buka harga, namun akun Facebook Bayu Prasetya menawar Rp. 800 ribu Rupiah saya tidak mau,” Ujar Khalid kepada wartawan MutiaraindoTV.com

Lama tak balas lalu menurut Khalid 34 Tahun (Korban) akun Facebook Bayu Prasetya mengirim pesan Inbok kembali dengan mengucapkan kata kata jorok.

” Jangan sombong – sombong cuma sepeda seperti itu tapay saya punya uang banyak,. Tai” Inboknya kepada saya namun saya diamkan karena cuma inbok,” Jelasnya.

Namun yang membuat Khalid warga Desa Paowan merasa dicemarkan nama baiknya, dimana profesi sebagai Pedagang Jual Beli Sepeda Motor melalui Media Sosial saat akun Facebook Anonim Bayu Prasetya memosting fotonya dengan kata – kata hinaan. Seperti berikut ” sengak taretan Mon bede FB neka mosting sapeda neka e jual beli jhek partaje orengnga mara Tae” dengan ditambahi foto Profil Facebook atas nama Nafisa Marhan.

” Saya jelas tidak terima saya sudah screenshot semua percakapan dia sama saya, karena tidak ada kata jadi jual beli disana Malah dia memosting foto saya seperti itu saya merasa dirugikan, apalagi saya tidak merasa menipu atau merugikan dirinya,” Tuturnya.

Dari perihal tersebut Khalid 34 Tahun Warga Desa Paowan Kecamatan Panarukan memberikan waktu 3 X 24, Jam kepada Akun Facebook Bayu Prasetya yang diduga Warga Desa Arjasa untuk segera meminta maaf secara langsung jika tidak pihaknya akan menempuh jalur hukum.

” Saya kasih waktu kepada dia untuk mendatangi rumah saya dan meminta maaf secara lisan dan tertulis, selama 3 x 24 Jam tidak ada maka saya akan laporkan dengan dugaan pencemaran Nama baik terhadap saya, sebagai profesi Jual Beli Sepeda Melalui media sosial selama 8 Tahun ini saya tidak pernah membohongi atau modus kepada orang / kepada para pembeli saya ini jelas merugikan saya,” Katanya dengan Geram.

Pihaknya berharap ada niatan baik dari pihak Akun Facebook Bayu Prasetya, untuk mengambil keputusan musyawarah secara kekeluargaan jika tidak maka pihaknya akan menempuh jalur hukum dalam waktu 3 X 24 Jam.ujarnya(sup)

(Visited 57 times, 21 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *