Dampak Pandemi Covid-19, Pengusaha Kerajinan Di Situbondo Terpaksa Gulung Tikar

SITUBONDO, teropongreformasi.com – hampir genap sudah setahun lamanya Berapa fasilitas alat kerja seperti kompresor mesin Bor kayu dan mesin pemotong kayu istirahat total di beberapa gudang tempat usaha kerajinan kayu yang lazim di sebut pengrajin Surfing.

Seperti yang di alami seorang pengusaha muda yang berasal dari Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo ADI Craf nama akrabnya. Setelah di kunjungi Tim APSI (Miris.id) Sabtu (13/2/2021) di kediamannya. dirinya dengan sikap senang tenang dan tegar menyampaikan.

” ya mas kami adalah pengusaha Home Industri kerajinan kayu yang Biasa di sebut Surfing kami dari beberapa pengrajin yang ada di Situbondo dan kami adalah salah satunya pengrajin yang menjadi Suplayer resmi dari salah satu pusat OLEH – OLEH yang ada di pulau Dewata Bali,” Tuturnya.

Ia menerangkan bahwa sudah hampir setahun lamanya usahanya sudah tidak lagi berproduksi lantaran Pandemi Covid-19.

” Namun apa daya mas dari ujung awal Pandemi covid-19 sampai saat ini usaha kami macet total padahal usaha inilah yang menjadi satu satunya sumber keuangan dari segala aspek buat kehidupan keluarga kami,” Keluhnya.

Dampak Pandemi Covid-19 sangat berakibat fatal bukan hanya kepada Dampak Kesehatan namun juga faktor Ekonomi, pengrajin asal Situbondo pun terpaksa gulung tikar lantaran juga bagian suplay di Bali Pulau Dewata juga tutup akibat Virus mematikan yang berawal dari Kota Wuhan China itu.

” karena semua tempat pusat OLEH – OLEH yang kami suplay juga tutup di Bali. Bukan hanya alat alat kerja yang mangkrak melainkan beberapa tumpukan barang yang sudah jadi siap kirim juga tertimbum,” Kata Lelaki yang akrab disapa Wardi ini. (tris)

(Visited 83 times, 17 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *