Benarkah Diduga Persetujuan Tandatangan Warga Terkait Pembangunan Kelas Type D RSMS Dipalsukan ?

SITUBONDO, teropongreformasi.com – Dikutip dari status Facebook Anonim Alexandria Andri dengan menulis di beranda Facebooknya ” Jangan mengorbankan Masyarakat sekitar RS Mitra Sehat ” Jum’at (15/1/2021) dengan Caption Foto Bukti Surat Rekomendasi menetapkan Type D yang melamparkan Tandatangan Warga yang Tidak Keberatan dibangun nya kelas Type D di (RSMS) Rumah Sakit Mitra Sehat Kabupaten Situbondo ditambah timpalan Bukti Surat Pernyataan dari Pihak Warga yang tidak mengakui Tandatangan Tersebut diduga Dipalsukan.

Didalam surat Rekomendasi menetapkan Type D Rumah Sakit Mitra Sehat Kabupaten Situbondo, dengan dilampirkan sesuai Keputusan Bupati Situbondo Tanggal 13 Maret 2013 Nomor : 050/0365/431.5/2013 tentang persetujuan Pemanfaatan Ruang Untuk Pembangunan rumah sakit mitra sehat.

Bahkan ditambah surat pernyataan tidak keberatannya Warga atas pembangunan Kelas Type D RSMS Dengan Lampiran resmi Tandatangan Warga dan yang mengawali adalah H. Imam Hidayat S KEP NERS , MM, KES selaku Tetangga terdekat atau pemilik tanah yang berdekatan dengan rencana pendirian Tempat usaha. Dengan melampirkan bukti Nama Warga serta tandatangan menyatakan tidak keberatan dan menyetujui.

Namun hal tersebut ditimpali oleh beberapa Warga dengan disertai surat pernyataan tertulis bermaterai Rp.6000 Abd. Abdurrahman (38) Warga KP. Kaplingan Sebelah Barat Utara Rumah Sakit Mitra Sehat Curah Jeru Barat RT 02/RW 11 Desa Curah Jeru Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo
menulis dalam surat Pernyataan hitam diatas Putih

” bahwa saya tidak pernah melakukan tandatangan persetujuan perizinan HO dari RS Mitra Sehat, Sebagaimana klaim surat HO RS Mitra Sehat pada tanggal 16 Juli 2013, Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari unsur manapun,” Tulis Pernyataan disertai Materai Rp 6000. Sabtu (7/8/2020).

Senada juga ditulis dengan surat pernyataan hitam diatas Putih bermaterai Rp. 6000 oleh Nurhayati Warga Dengan berisi Pernyataan tertulisnya.

” Dengan ini menyatakan sekitar pertengahan Bulan Juli 2020 datang saudara Pak Imam Ketempat saya menyodorkan selembar kertas dan menyuruh saya menandatangani , namun saat itu saya sempat bertanya, Untuk Apa Pak Imam ?
Pak imam bilang tidak ada apa apa Pilbup pak Yoyok, seketika itu saya langsung menandatangani Kertas tersebut, Demikian surat tersebut dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari unsur manapun,” Tulis Nurhayati dengan Tandatangan diatas Materai Rp. 6000. Kamis (5/8/2020). Sesuai tanggal tertulis surat pernyataan tersebut.

Sedangkan saat dikonfirmasi via WhatsApp H. Imam Hidayat yang saat ini menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo belum bisa dihubungi, status Pesan WhatsApp Centang Satu.

Diketahui Nomer Wartawan media ini pernah diblokir dikarenakan pernah konfirmasi terkait Dana Publikasi Media pada waktu lalu,

Dari perihal tersebut dugaan pemalsuan tandatangan warga belum ada klarifikasi dari pihak RSMS Kabupaten Situbondo, Faktakah pernyataan kedua Warga yang menulis surat pernyataan tersebut, kita tunggu dipemberitaan berikutnya setelah konfirmasi pihak RSMS. (tris)

(Visited 119 times, 19 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *