Sekdes Paowan Kehilangan Kesaktian Saat Dilabrak Warga Terkait Sewa Mobil Grand Max

SITUBONDO, teropongreformasi.com – Entah mengapa Sekretaris Desa (Sekdes) Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Muhammad Faisol yang dijuluki Sekdes Sakti Mandraguna kini seakan kehilangan kesaktiannya.

Pasalnya disaat didatangi dua orang yakni Juma’adin beserta Istrinya warga KP. Kesambiyan RT. 01 / RW. 01 Desa Paowan Kecamatan Panarukan, saat diminta pertanggungjawaban keuangan hutang-piutang sewa mobil Pick Up Grand Max Nopol B. 9841. TAQ dengan perjanjian sewa per / Hari Rp. 200.000,- (dua ratus ribu Rupiah) bungkam tak berdaya.

Notabene saat kedua Pihak yang disepakati dengan surat perjanjian pada Minggu (25/7/2020) melakukan perjanjian sewa mobil pick up Grandmax dan akan dikembalikan pada Jum’at (29/10/2020) namun nyatanya sampai saat ini belum kunjung bayar.

” Saya sudah kesana kemari berapa bulan ini, saat ke rumah pak sekdes selalu tidak ada bahkan saya seperti seorang pengemis, selalu saya kesana istri pak Faisol selalu bilang tidak ada,” Ujar Istri Juma’adin sambil menangis.

Sambil menangis dirinya memohon uang tersebut diminta dibayar, kerugian sementara sebesar Rp. 25.000.000 -,

” Saya bukan orang punya, saya gotong Padi jadi kasihani saya mana uang saya,” Katanya kepada Sekdes Faisol saat di kantor Desa Paowan. Rabu (3/2/2021).

Sedangkan Juma’adin saat dikonfirmasi mengatakan dirinya melabrak Sekdes Paowan Muhammad Faisol karena ada pernyataan bahwa tidak mau bertanggung jawab.

” Kami sudah lama mencarinya, datang ke rumahnya pagi, siang dan malam selalu tidak ada, ada pernyataan bahwa tidak mau tanggung jawab, saya memang orang miskin tapi saya bukan orang bodoh,” Ucapnya dengan Lantang.

Harapan Juma’adin pihaknya meminta Sekdes Paowan Muhammad Faisol secepatnya menyelesaikan permasalahan ini. Karena pihaknya tidak segan-segan melaporkan ke pihak yang berwajib.

” Intinya secepatnya bayar saya tidak mau tahu, kalau tidak kami akan laporkan semua nya ini, apalagi ada bukti surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh Sekdes dan pak Kades Paowan Bapak Saiful Hadi,” Tegasnya.

Meski keadaan memanas sebelumnya, bahwa reporter dari media ini sempat dilarang untuk meliput, bahkan menanyakan Kartu Id card oleh Sekdes Paowan Muhammad Faisol. Akan tetapi setelah menunjukkan Id card Wartawan media ini terus merekam kejadian Sekdes Vs Warga

Diketahui sebelumnya Sekdes Paowan sudah dilaporkan atas dugaan Penipuan dan Penggelapan Modus Sewa Mobil Lalu Digadaikan, dan saat ini bertambah lagi dengan kasus sewa mobil Grand Max milik Juma’adin, Apakah tanggapan netizen, apakah Sekdes Paowan Muhammad Faisol juga kebal Hukum. (Sup)

(Visited 1.972 times, 22 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *