Beberapa Proyek Desa Selomukti Di Duga terjadi Mark Up

Situbondo, teropongreformasi.com

Hasil Investigasi Tim LSM Reformasi di lapangan sesuai dengan Tupoksi dan Sosial Kontrol sebuah lembaga swadaya masyarakat yang salah satunya adalah membantu pihak Berwajib dalam menegakkan Hukum ternyata menemukan beberapa proyek di Desa Selomukti Kecamatan Mlandingan Kabupaten Situbondo di duga Sarat dengan Mark Up Dana dan beberapa Dugaan Penyimpangan yang tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

Beberapa Aktifis LSM Reformasi yang turun langsung ke lapangan tersebut menemui beberapa Nara sumber selaku penerima manfaat Proyek yang seharusnya di peruntukkan pada warga sesuai dengan rencana awal, akan tetapi ternyata hampir semuanya tidak sesuai dengan program yang di anggarkan.

Salah satu Program yang juga di sorot dan patut di laporkan yaitu Jambanisasi perorangan yang nilainya menurut keterangan MB selaku salah satu penerima manfaat mengatakan bahwa setiap penerima manfaat seharusnya menerima barang untuk pembuatan Jamban sebesar Rp 2,5 Juta, akan tetapi hanya mendapatkan barang sebanyak lebih kurang Rp 1, 3 juta.

Di katakannya lagi bahwa jumlah penerima manfaat sebanyak 100 orang sehingga bisa di katakan tentang jumlah tingkat Dugaan Mark up dana mencapai Ratusan Juta, karena itu hal ini menurut tim LSM Reformasi akan segera menindak lanjuti secara prosedur, patut di laporkan pada pihak berwajib.

Sementara itu Kepala Desa Selomukti saat di mintai keterangan via telpon selluler mengatakan bahwa semua langkah terkait proyek Jambanisasi perorangan tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang ada, di tambahkannya bahwa ini semua sudah pula di cek dengan Camat Mlandingan sehingga tidak ada masalah apapun.

Sampai berita ini di tulis Aktifis LSM Reformasi akan segera melaporkan pada pihak berwenang karena menurut hasil pantauan dan juga hasil cross cek ke lapangan di duga kuat sudah sarat dengan penyelewengan yang pada akhirnya sangat patut ada penegakan hukum agar bisa mempertanggung jawabkan semua perbuatannya. Wahyu

(Visited 182 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *