RTLH Desa Sumberejo Kecamatan Besuki Patut Di laporkan, Dugaan Kuat Korupsi Jelas Terlihat dari Hitungan

Situbondo, teropongreformasi.com

Bantuan RTLH (rumah tidak layak huni) tahun 2019 di Desa Sumberrejo Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo, diduga dikerjakan kurang maksimal. Terkesan asal-asalan.

Penelusuran Tim TR di lapangan bahwa penerima bantuan RTLH tersebut merasa tidak puas dan merasa kecewa dengan spesifikasi material bantuan yang di terima.

Menurut beberapa Nara sumber ketika ditemui TIM TR, dana yang digelontorkan untuk program RTLH Masing-masing mendapat nilai pagu anggaran sebesar Rp 17,5 juta per KK penerima bantuan yang terbagi di Desa Sumberrejo sesuai lampiran yang diterima warga dalam bentuk material bangunan tersebut.

Menurut MR salah satu aktifis LSM Reformasi bahwa di duga barang yang dikirim tidak sesuai spesifikasi dan RAB yang sudah tercatat.

Nota-nota penerimaan barang dari Toko Bangunan selaku supplier pun bisa di duga kuat seperti rekayasa tim pendamping rekanan supplier material yang ditunjuk menjadi pemasok material program itu, di nilai ada yang bermain-main dengan harga material itu.

Hasil cek di lapangan memang di duga kuat pada setiap penerima total benar belanjanya hanya lebih kurang 9.5 juta, sementara dari pihak penerima RTLH menambah bahan sendiri sebanyak lebih kurang Rp 3 juta sehingga secara keseluruhan sebesar Rp 12.5 Juta.

Tim LSM Reformasi yang ikut memantau proyek RTLH tersebut menilai dengan jelas bahwa ada dugaan kecurangan yang dimainkan oleh pihak pendamping supplier, tim dan juga ada yang ikut bermain dalam lingkungan internal di Desa Sumberejo, karena mereka tidak transparan pada para penerima bantuan juga pada masyarakat Desa Sumberejo, kalaupun akan di laporkan maka di duga kuat juga bahwa semuany pasti di duga akan melaporkan yabg tidak akan pernah sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

Sampai berita ini di tulis pihak LSM Reformasi akan segera melaporkan pada pihak berwajib karena suatu tindak pidana itu bukan hanya dari besar kecilnya anggaran akan tetapi niat jahat yang harus segera di berantas. Mahrus Riyanto

(Visited 85 times, 8 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *