Kakek tuna netra tak dapat bantuan dari program PKH


Situbondo, teropongreformasi.com

Pepatah mengatakan untung tak dapat di raih Malang pun tak dapat di tolak gambaran kehidupan itulah yang sedang di alami oleh seorang kakek tua renta dan tunanetra yang tak pernah dapat perhatian sama sekali dari pemerintah daerah hususnya pemerintahan desa , kakek tua renta dan tunanetra tersebut bernama P. Darsono RT 4 /RW 5 warga desa Curah jeru kec Panji sudah tidak punya apa apa di tambah lagi dengan tidak bisa melihat seperti pada umumnya rumah yang dia tinggalipun berdinding gedek dan menurut kami lengkap sudah penderitaannya di dunia ini , hanya kebesaran / kesabaran hati dia menjalani kehidupan ini dengan ihlas .
Program pemerintah untuk rakyat miskin sudah jelas mulai bantuan untuk siswa miskin . Kartu sehat dan bantuan keuangan untuk rakyat miskin yang namanya PKH keriterienya yaitu warga miskin yang punya anak sekolah dan orang tua umurnya yang di atas 60 tahun baik janda maupun duda semuanya di jamin oleh negara , namun kenyataannya kakek tuna netra ini selama ada program dari pemerintah pusat sama sekali tidak dapat apa apa .apa kakek satu ini tidak pernah di data ? sehingga tidak pernah dapat bantuan , menurut cerita sang kakek ketika ketua LSM Buser H Jaelani berkunjung kerumanya mengatakan selama masa pemerintahan kades yang lama selama dua periode sama sekali tak pernah dapat bantuan apapun baik dari pusat maupun dari desa untuk itu ketua LSM Buser tergerak untuk membantu kakek tua renta tersebut dengan memohon kepada kades yang baru (SANDI ) untuk didata dan di usulkan ke pusat agar dapat bantuan program PKH . Kades Curah Jeru SANDI berjanji akan berusaha untuk mendata ulang warganya yang masuk kategori miskin agar masuk pendataan , bahkan katanya pernah mengajak petugas untuk datang melihat langsung warganya yang tak masuk data namun petugas enggan melakukannya . (Mis /sup )

(Visited 215 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *