Sejumlah Warga Kukusan ngeluruq ke Balai Desa

. Jum’ad 14 februari .
Situbondo, teropongreformasi.com

Sejumlah warga desa kukusan kec kendit ngeluruk ke balai desa kukusan terkait rusaknya beberapa titik jalan yang rusak akibat di laluinya Dam truc yang bermuatan material yang di duga melebihi batas muatan / tonase , akibat muatan yang berlebihan jalan jadi rusak jelas pipit selaku kordinator aksi . pipit dan warga lainnnya minta pertanggung jawaban kepada H. Halim selaku orang yang di anggap oleh warga yang harus bertanggung jawab terkait rusaknya jalan . Karena yang nguruk / nimbun pekarangan kosong adalah tanah milik H Halim maka secara otomatis H.Halimlah yang harus bertanggung jawab jelas pipit selaku kordinator aksi , warga minta kepastian pertanggung jawaban dan mintak berita acara hitam di atas putih sebelum itu terlaksana warga tidak akan tinggal diam dan terus akan melakukan aksi jelas salah seorang peserta aksi .
Hadir Dalam pertemuan tersebut muspika kecamatan kendit , mulai dari camat kendit Sigit .kapolsek Yatno danramil Nasikin perwakilan dari Dinas PU kabid bina marga Arifin serta kades Kukusan Ayyup serta seluruh warga peserta aksi. Kapoksek minta warga untuk jaga ketertiban umum jangan sampai terprofokasi apalagi melakukan hal yang anarki jaga kondusifitas . Pihak keamanan tidak akan mentoliler tindakan anarkis percayakan kepada pihak keamanan jelas kapolsek . Sementara camat minta kepada pihak pihak terkait supaya percaya kepada lembaga resmi negara seperti kepolisian , TNI , serta Lembaga pemeritah sebagai instrumen negara . Segala sesuatunya tolong kordinasi jelas Sigit . Sementara bina marga akan mengundang H.Halim selaku pihak terkait jalan yang rusak .
Dalam tukar pendapat sempat bersitegang antara kades Ayyup dengan peserta aksi bernama Dadang , menurut ayyup seharusnya masyarakat kukusan berterimakasih kepada H.Halim karena sudah bersedia tanahnya di jadikan tempat umum dan itu atas bujukan saya selaku kades karena terus terang desa kukusan tidak punya tempat luas untuk di jadikan kegiatan umum misalnya pengajian atau kegiatan olah raga . Namun pendapat tersebut di sanggah oleh Dadang karena di anggap Desa tidak mampu melakukan terobosan pembangunan Desa di anggap tidak mampu dalam pengadaan tempat umum seperti lapangan olah raga bukankah dananya sudah tersedia melalui dana Desa sekarang tinggal kemauan kita melalui kades . Mau ndak kades menjawab tantangan sekaligus kepercayaan masyarakat yang sekarang kades emban ! Bukankan itu salah satu janji politik kades ketika masa Kampanye pilkades . Katanya kades siap mensejahterakan rakyatnya ? Pertanyaan tersebut belum sempat / bisa di jawab oleh kades sayang waktu keburu di tutup oleh camat Sigit . ( mis )

(Visited 463 times, 1 visits today)

3 thoughts on “Sejumlah Warga Kukusan ngeluruq ke Balai Desa

  1. Itu betul … Dan ini lagi terdapat masalah pada guru ngaji yang ada di desa kukusan . Terdapat pengasuh 2 orang pada masing2 musollah padahal santrinya belum 10 orang . Ini kan akal2 lan .. padahal minimal 10 org santri untuk 1 org pengajar atau pengasuh . Musollah dan celakanya lagi bantuan yang 1 000 000 persatu org pengasuh.itu sdh menyalahi aturan dan pelaksana agama. ?

  2. Itu pengasuh pada masing2 musollah terdapat 2 org pengasuh padahal santrinya ada yg 3 org 5 org.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *