Kasus Pembunuhan Gadis Muncar Banyuwangi Di Duga Salah Penempatan Pasal, LSM Reformasi Layangkan Surat Pada Kapolri, Kajagung, Ketua MA Dan Lainnya

Drs. Suyono, SH dengan salah aatu Keluarga Korban

Situbondo, teropongreformasi.com

Kasus Pembunuhan yang terjadi di Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi dan sempat di beritakan oleh beberapa media online dan di angkat pula di media elektronik baru lalu tetap memanas, pasalnya kasus tersebut masih menjadi bahan pertanyaan dari berbagai pihak tentang penempatan pasal yang di cantumkan dalam BAP ( Berita Acara Pemeriksaan – Red ) pihak Penyidik Polres Banyuwangi sampai di angkat ke Meja Hijau oleh Pihak JPU ( Jaksa Penuntut Umum – Red ) Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Penempatan pasal yang di maksud menurut beberapa nara sumber sangat kurang tepat sebab kenyataan di lapangan di duga tidak sesuai dengan apa yang di dapatkan oleh Pihak penegak hukum, hal ini setelah di konfirmasi oleh Tim TR ( Teropong Reformasi – Red ) pada beberapa nara sumber, antara lain para saudara Korban dan juga pada tetangga – tetangga korban yang berbicara banyak tentang keseharian kegiatan tersangka pelaku pembunuhan tersebut.

Sidang yang di laksanakan lagi pada tanggal 21 January 2020 di Pengadilan Negeri Banyuwangi akan benar – benar di pantau oleh Beberapa Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Reformasi agar nantinya tidak akan menjadi pertanyaan lagi tentang langkah para penegak hukum dalam menangani kasus pembunuhan saat ini yang di anggap rumit oleh semua masyarakat, terutama di sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara, Di Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi.

Drs. Suyono, SH selaku Ketua Umum LSM Reformasi atas nama Lembaga langsung mengirimkan surat pada Kapolri dengan Tembusan kepada Kejaksaan Agung, Ketua Mahkamah Agung, Komnas HAM, Ketua DPR RI, Kapolda Jawa Timur, Kabid Propam Polda Jatim, Kapolres Banyuwangi, Kajari Banyuwangi dan Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi untuk meninjau Ulang langkah yang di ambil berdasarkan BAP yang di buat oleh pihak Penyidik Polres Banyuwangi serta di angkat ke Meja Hijau oleh Pihak JPU Kejari Banyuwangi.

Selain itu Drs.Suyono, SH ketua Umum LSM Reformasi dan juga berprofesi sebagai Lawyer serta Pemimpin Redaksi Media Online Teropong Reformasi mengatakan bahwa dasar laporan ke Kapolri dengan tembusan ke beberapa pihak tersebut juga berdasarkan laporan pengaduan dari Saudara Korban, Zaenal Arifin, Warga Bungatan ( Berita TR Edisi Lalu – Red ) dan juga dari saudara – saudara korban aerta Masyarakat setempat yang juga menanda tangani surat pernyataan kekecewaan terhadap langkah Penyidik sampai di angkat ke Meja Hijau oleh Pihak JPU Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Sampai berita ini di tulis, Yono ( Panggilan – Red ) seorang Aktifis dan juga Lawyer itu akan tetap menuntut keadilan pada pihak aparat penegak hukum, ” Kami tidak akan diam untuk menindak lanjuti hal ini sampai kapanpun ” Tegasnya, di tambahkannya lagi bahwa sebab kematian di katakan sangat jelas, Barang Bukti seperti Kayu yang berpaku tidak di bahas dalam persidangan, hal ini berdasarkan pengaduan beberapa pihak yang sempat di jadikan saksi oleh Pihak Penyidik Polres Banyuwangi akan tetapi tidak pernah di Gubris katanya oleh pihak Penyidik dan JPU Kejaksaan Negeri Banyuwangi, selain itu juga Barang bukti lain yang menurut beberapa nara sumber tidak masuk dalam proses pembuatan BAP dan cerita tentang kronologi kejadian yang sangat jelas dugaan awal yaitu di rencanakan ternyata malah di cantumkan hanya pencurian, padahal juga sangat nyata bahwa kalau itu hanya pencurian, maka pelaku tidak akan langsung masuk kamar korban dengan merusak jendela kamar korban, akan tetapi langsung di luar Kamar Korban, sebelah kiri rumah korban ( gang kecil – red ) ada beberapa unit sepeda motor yang masih utuh, hal ini menurut yono sangatlah wajar kalau kejadian tersebut akhirnya akan timbul pertanyaan dari semua pihak, apakah ini hanya di buat main – main, sepertinya semua pihak aparat penegak hukum tidak melihat, betapa tragisnya sebuah nyawa manusia yang tidak akan dapat di beli lagi di toko manapun di Dunia ini, Sangat Menyedihkan dqn perlu pemikiran panjang dari semua pihak.

Pewarta : WAHYU

(Visited 319 times, 14 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *