Peserta Demo di bayar Rp 20 ribu, bisa di pastikan di kondisikan oleh pihak yang berkepentingan

Bondowoso, teropongreformasi.com

Demo yang di ikuti oleh sejumlah orang dan di laksanakan di Depan Pemkab Bondowoso, Kamis, 16/01/2020 sempat membuat beberapa pihak yang ikut memantau jalannya Demo tersebut ikut prihatin terhadap apa yang menjadi materi dari Yuli selaku orator aksi, pasalnya ada beberapa item yang tidak sesuai dengan materi yang di ungkapkan.

Peserta Demo yang masih anak – anak

Seperti yang di utarakan Yuli selaku orator menurut hasil rekaman dari TIM TR di sebutkan bahwa semua langkah yang di lakukan Sekda Bondowoso, Haji Syaifullah, SE, M.Si selalu menentang prosedur yang ada, dan membuat semua ASN di Kabupaten Bondowoso tidak tenang, hal ini justru membuat Drs.Suyono, SH selaku ketua Umum LSM Reformasi yang juga ikut menyaksikan gelar Aksi tersebut semakin Gerah terkait pernyataan Yuli selaku Orator.

Tanda di tangan sebagai tanda untuk mendapatkan uang pengikut aksi

Kegerahan tersebut berdasarkan kenyataan yang ada sekarang kalau di bandingkan dengan pemerintahan masa lalu yang menurut Yono sangatlah lain, kalau dahulu dikatakan hanya memakai sistem ABS ( Asal Bapak Senang – Red ) yaitu asal sikap baik dan membuat Bapak senang maka akan di perhatikan, sedangkan pemerintahan saat ini adalah pemerintahan yang sangat murni, yang di lihat adalah kinerja semua ASN, bukan hanya PDKT ( Pendekatan – Red ).

Selain itu bentuk keprihatinan Yono dan beberapa aktifis serta tokoh masyarakat yang selalu mengikuti jalannya aksi mengatakan bahwa pelaksanaan Demo yang di namakan masyarakat Peduli Bondowoso dan menjalankan aksi damai tersebut ternyata di ikuti oleh orang – orang yang hanya ikut – ikutan semata dengan di bayar hanya Rp 20 – 50 ribu dengan tidak mengetahui materi yang di sampaikan dalam pelaksanaan aksi tersebut.

Hasil konfirmasi TIM TR pada beberapa nara sumber yang juga ikut aksi mengatakan bahwa dirinya hanya ikut saja dan hanya mengatakan bahwa sekda harus di ganti, ketika di tanyakan tentang kesalahan sekda sehingga sampai di demo olehnya ternyata dirinya tidak tahu menahu, intinya hanya ikut dan hanya membutuhkan uang yang akan di berikan padanya.

Sampai berita ini di tulis, semua yang di lakukan oleh Yuli dan timnya masih dalam pemantauan beberapa pihak untuk menandingi beberapa langkah positif agar semua tahu ( Masyarakat bondowoso – Red ) bahwa demo aksi damai yang di lakukan saat ini tidaklah mengena pada titik sasaran, di duga hanya berdasarkan kepentingan sepihak, karena itu dalam waktu dekat akan di laksanakan demo tandingan yang materinya adalah penjelasan kepada masyarakat bahwa langkah pemerintahan saat ini adalah langkah positif yang mengarah pada Harapan bagus, ke arah Bondowoso Melesat. Wahyu

(Visited 217 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *