Atlet Pencak Silat Pagar Nusa Situbondo Raih Medali Emas


Situbondo, teropongreformasi.com

Sungguh suatu kebanggaan bagi warga Situbondo kaum Nahdiyyin yang mana anak didiknya bisa mengharumkan nama baik kota Situbondo melalui olahraga profesional pencak silat antar perguruan se Indonesia yang di wakili oleh 22 propensi , yang mana kabupaten Situbondo merupakan wakil propensi jawa timur dan 5 atlet meraih medali .dengan rincian 3 atlet meraih medali emas sedang dua atlet raih medali perak . Ada berbagai katagori , katagori pra remaja , remaja dan dewasa.
Yang meraih medali emas ialah Putri sahratul Qomariyah dan Dinda Sugianti serta Dimas prayoga dan Gafril hayatolla homaini juga raih medali emas . Sedang yang raih medali perak ialah Faradibaganza dan Putri Aulia ke semuanya ini adalah putra putri kebanggaan kota santri Situbondo.


Menurut keterangan ketua pagar nusa situbondo H. Faidhol mannan kepada media TR mengatakan merasa bersyukur dan bangga atas prestasi yang telah di torehkan anak didiknya walau itu tidak mudah dengan perjuangan yang pantang menyerah ahirnya menuai hasil yang memuaskan, walau dengan kondisi minim keuangan . Bahkan informasinya pemerintah daerah kurang mendukung terkait pembinaan / pendanaan . dan mondir samaji ini peserta paling kecil umur 12 tahun juga meraih emas katagori seni beladiri.
Menurut keterangan H mannan selaku ketua pagar nusa Situbondo mengatakan Kontingin kejurnas pencak silat Situbondo minim pendanaan bahkan banyak biaya sendiri jelas H. Mannan biasa dia di sapa , untuk biaya (ongkos) saja tidak ada padahal ini mewakili daerah jawa timur pemda Situbondo tidak respon positif sama sekali terhadap olahraga bela diri ini apa karena dia …? tidak suka bela diri sehingga kurang respek . Pernah juga mintak bantuan pendanaan kepada salah satu petinggi kabupaten di kasik 1.5 juta itu kegiatan kejurda . Yang kejurnas terpaksa minta bantuan lagi ke petinggi kabupaten namun ruwet di suruh buat proposal lah padahal waktunya tinggal dua hari lagi mu berangkat kapan mu di acc . Akhirnya harapan tinggal harapan yang ada hanya kekecewaan yang di rasa . Ada pelatah mengatakan kacang lupa akan kulitnya . (Mis)

(Visited 196 times, 27 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *