Hebat, Asman Toga Desa Kabuaran Mampu Mewakili Bondowoso untuk Tingkat Jawa Timur

Bondowoso, teropongreformasi.com

Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Pemanfaatan Taman Obat Tradisional Keluarga (Toga) dan Akupresur Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso yang saat ini memperoleh Prestasi Gemilang Juara 1 se Kabupaten Bondowoso secara otomatis berhak mewakili Bondowoso di Tingkat Provinsi untuk lomba pemanfaatan toga tingkat Jawa Timur, hal ini benar – benar menjadi Kebanggaan Bondowoso dalam hal pensosialisasian kepada Masyarakat Desa agar bisa memanfaatkan lahan pekarangan sebagai alternatif utama dalam menjaga Kesehatan tanpa menggantungkan diri pada Obat.

BU Camat Subhan bersama Kader ( Saat Penilaian Tim Kemendagri )

Beberapa Nara Sumber yang sempat di temui Awak Media TR menjelaskan dengan jelas bahwa untuk Desa Kabuaran juga masih terus berbenah guna menjadikan area Toganya menjadi Destinasi wisata Edukasi, Pemeliharaan dan atau perawatan di fokuskan di 4 RT antara lain RT 10, RT 11, RT 12 dan RT 13 Desa yang kesemuanya benar – benar timbul dari kesadaran Masyarakat dalam pengembangan Asman Toga tersebut.

Tim Kemendagri saat melakukan Penilaian di Lokasi Asman Toga Desa Kabuaran

Hal senada di sampaikan oleh Kepala Kecamatan Grujugan, Drs. Subhan, M.Si yang mengatakan bahwa Lomba yang di menangkan oleh Desa Kabuaran justru membawa Nama Baik Bondowoso, keberhasilan Kabuaran sehingga mendapatkan Penghargaan dari Kementrian Dalam Negeri baru lalu pada Bapak Bupati Bondowoso, Drs.KH, Salwa Arifin, hal ini juga di jelaskan oleh Kades Kabuaran bahwa sebelum mendapatkan Penghargaa Tim dari Kementrian Dalam Negeri juga langsung menilai keberadaan Asman Toga di lokasi, sehingga akhirnya ada 4 Point yang di masukkan dalam Kategori Penghargaan yang di antaranya adalah Penghargaan Lomba pemanfaatan Toga dan Akupresure Kategori Desa tingkat Provinsi oleh Asman Toga Desa Kabuaran, Jamu JSG oleh Asman Toga, Es Cream yang terbuat dari Pegagan Asman Toga dan Puding yang terbuat dari Moringa atau Kelor Asman Toga.

” Sempat mengatakan pada saya bahwa para Tim Kementrian Dalam Negeri yang datang ke lokasi Asman Toga sangat puas dengan adanya keberadaan Penanaman Toga ” Ujarnya, di tambahkannya lagi bahwa semua ini atas kerja sama dan atau kekompakan dari semua warga, Khususnya RT 10 sampai dengan RT 13.

Kepala Desa Kabuaran juga menjelaskan, bahwa semenjak memenangkan lomba tingkat Bondowoso, dan ditunjuk mewakili ke tingkat Jawa Timur, Pihaknya bersiap bukan hanya sebatas untuk mengikuti lomba, namun lebih dari itu, dirinya bersama Kelompok atau Masyarakat berupaya untuk bisa menjadikan areanya tersebut sebagai destinasi wisata pendidikan baru di Kabupaten Bondowoso.

Sementara itu beberapa Tokoh Masyarakat yang juga sempat memberikan penjelasan terkait Asman Toga Desa Kabuaran tersebut mengatakan bahwa hal biaya untuk semua Kegiatan yang ada kaitannya dengan asman Toga ini adalah murni dari Kepala Desa Kabuaran yang di laksanakan secara Sukarela, harapannya adalah agar Warganya bisa memajukan Desa Kabuaran secara bersama – sama,

Di lain pihak, upaya positif Penanaman Asman Toga yang di lakukan oleh Masyarakat Desa Kabuaran tersebut sempat menggugah semangat Drs. Suyono, SH selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Reformasi yang rupanya selalu menyimak tentang kegiatan Desa Kabuaran yang sangat antusias dalam hal Penanaman Toga tersebut, hal ini di katakan bahwa dari Pihak Pemkab Bondowoso sebenarnya harus ada kesigapan untuk menyikapi kegiatan Lomba yang akhirnya Desa Kabuaran bisa di tunjuk sebagai wakil Bondowoso dalam Lomba Tingkat Jawa Timur, yang harus di perhatikan adalah masalah jalan menuju lokasi Asman Toga juga harus di perbaiki, panjangnya hanya sekitar 305 Meter, ” Masak hanya sepanjang itu tidak bisa teratasi ? ” ujarnya, di tambahkannya lagi bahwa perlu juga perlu kita sadari bahwa dengan adanya kesadaran Masyarakat untuk menanam Toga di Desa Kabuaran bisa memberikan Dampak Ekonomi positif dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitarnya.

Lebih lanjut Suyono menjelaskan, bahwa ke depan pihak Pemkab Bondowoso juga harus lebih bisa memperhatikan lagi langkah – langkah Positif Kepala Desa Kabuaran terkait tanaman Toga tersebut karena secara jelas Desa Kabuaran akan menambah area pemanfaatan, serta pengembangan inovasi yang lainnya sebagai upaya untuk menunjang dan mewujudkan lokasi Asman Toga yang sudah tertata menjadi destinasi wisata Pendidikan Baru di Kabupaten Bondowoso. Wahyu

(Visited 127 times, 10 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *