Warga mengeluhkan pembuangan sampah di saluran air Desa Alasbuluh

Teropong reformasi

Banyuwangi – Masyarakat di wilayah krajan Desa Alasbuluh Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi masih memiliki kebiasaan buang sampah di saluran Air yang ada di jembatan tepatnya di jalan raya Situbondo

Kondisi ini menyebabkan saluran air nampak kumuh dengan keberadaan puluhan ratus kubik . Selain itu kondisi saluran air ini nampak kumuh dan bau yang menyengat yang di penuhi sampah rumah tangga.

Sudarto aktivis lingkungan (59), salah satu warga dusun Krajan umbul mengatakan keberadaan sampah yang ada di saluran air ini karena masyarakat yang ada belum seluruhnya memiliki tempat pembuangan sampah di rumahnya membuat mereka membuang sampah sembarangan sehingga terjadi penumpukan di saluran.

“Membuang sampah di saluran air ini sudah jadi kebiasaan karena kami tidak ada tempat pembuangan sampah di rumah,” katanya, Selasa 10/12/2019.

Ia mengakui jika membuang sampah di salaran air berisiko tinggi ketika musim hujan saluran pasti tersumbat dengan penumpukan sampah yang berakibat banjir bisa meluber kemana mana apalagi di daerah paling bawah yang rawan terkena dampak banjir yang bisa terjadi sewaktu waktu musibah banjir,pungkasnya.

dengan membuang sampah di saluran tidak menjaga kebersihan lingkungan. Juga menyebabkan saluran yang ada terlihat kotor dan kumuh.

“Warga tidak hanya buang sampah saja. Namun juga membuang sampah rumah tangga juga banyak dibuang di saluran saluran yang lain ini,” ujarnya.

(Kur/tr/bwi)

(Visited 8 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *