Tak terima Tanah leluhur di serobot , Ancam akan Lapor Polisi

senen 9 /12
Situbondo, teropongreformasi.com

Carut marut masalah hak kepemilikan tanah /pekarangan di indonesia nampaknya masih jauh dari kata sempurna di berbagai daerah masih saja di temukan kasus sengketa tanah ? . seperti yang terjadi di desa gelung kecamatan panarukan kab Situbondo , tanah leluhurnya keluarga puji astutik di klaim tetangganya yang bernama Innanto warga gelung juga .


Menurut cerita puji astutik dan wagik selaku ahli waris dari tanah tersebut mengatakan kepada tropongreformasi bahwa tanah pekarangan ini , saya dan keluarga saya sudah puluhan tahun menempati dan saya beserta keluarga yang lain tidak menyangka sama sekali bahwa tanah pekarangan keluarga ini bakal di klaim orang , padahal orang tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan keluarga / bukan ahli waris . Sekarang tau tau tanah pekarangan saya di akui miliknya sudah di pagar sebagai pembatas miliknya jelas puji astutik. Tak terima tanah pekarangannya di klaim orang mengadu ke pak kades Gelung H, Jasmoto namun sang kades di anggap kurang mendukung keinginan keluarga puji astutik lantaran kades tidak bisa membuka leter C menurut kades kalau leter C di buka sembarangan bisa bisa bisa orang Gelung rami rami nuntut di buka leter C secara umum jelas kades H. Jasmoto usai pertemuan di Balai desa Gelung antara pihak Innanto dan keluarga astutik Cuma sayang tidak ada titik temu terpaksa pertemuan di tunda hari kamis yang akan datang.
Menurut cerita umna cucu ponakan dari yang tertera di leter C . Tanah pekarangan itu atas nama buk nawe , buk nawe tak punya anak tapi punya saudara bernama kipyu , kipyu punya anak Umna dan bapaknya puji astutik (almarhum ) umna punya anak wagik dan Rahmiyati.
Masih menurut Umna tanah pekarangan tersebut penah di tinggali buk ahyan tapi numpang sampai beberapa tahun kemudian buk ahyan meninggal . Tautau ada keponaan jauh dari buk ahyan yaitu Innanto mengaku ahli wari tanah tersebut dan langsung memagar tanah pekarangan tersebut yang sekarang jadi sengketa . Keluarga puji astutik mengancam akan lapor polisi dengan tuduhan menyerobot hak orang lain . (Mis)

(Visited 4 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *