Sungguh Ironis Nasib Liyani, Menderita Sakit Kanker Payudara yang tidak ada Perhatian

Situbondo, teropongreformasi.com

Liyani, 56 tahun warga Wringin Kecamatan Panarukan sangat memprihatinkan, pasalnya dirinya seorang janda yang tidak mempunyai pekerjaan harus menanggung derita yang berkepanjangan karena menderita kanker payudara.

Jangankan untuk berobat, bahkan untuk mencukupi kehidupan sehari – harinya sangatlah susah, hal ini di karenakan keadaan kehidupan ekonominya masih Prasejahtera.

Menurut Nieta saudara dekatnya, mwngatakan bahwa terkait dengan masalah penyakit yang di derita Liyani tersebut ternyata harus di adakan tindakan operasi yang membutuhkan biaya yang sangat besar.

Adapun menurut Hery Winarno selaku KTU RSUD Abdoer Rahem, menjelaskan bahwa Pihak RSUD sudah melakukan tindakan operasi terhadap pasien Liyani dan sudah sesuai dengan aturan. Tapi karena karena pasien Liyani tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat atau BPJS, maka pasien memakai jalur Pelayanan Umum, sehingga harus membayar biaya sejumlah Rp 6 juta, itupun sudah di bantu oleh pihak RSUD Abdoer Rahem Situbondo.

Sampai berita ini di tulis, Liyani yang masih harus menanggung beban dalam pembayaran pada pihak RSUD AR, di tambah lagi harus memerlukan penanganan kelanjutan atas penyakit yang di deritanya, misalkan harus melakukan kemoterapy dan kontrol dokter Spesialis yang menanganinya sangat tidak mampu untuk pengobatan selanjutnya. Selain itu di katakannya sekitar empat hari yang lalu dirinya melalui Nieta sudah mengadukan Nasibnya pada pihak DPRD, khususnya Komisi 4, akan tetapi tidak pernah ada tanggapan yang serius, bahkan seolah-olah di abaikan, akan tetapi alhmdulillah menurut nieta dan liyani bahwa Abdul asis salah satu anggota Dewan dari Partai Gerindra sanggup membantu untuk mengatasi hal ini besok pada Hari Selasa saat jatuh tempo pembayaran di RSUD Abdoer Rahem Situbondo karrna menurut keterangan dari pihak RSUD bahwa jatuh tempo pembayarannya pada pihak RSUD Abdoer Rahem tersebut harus di berikan pada hari Selasa, 10 Desember 2019, kemudian kalau seandainya tidak memiliki uang sejumlah tersebut, maka di haruskan pula membayar 75 persen dan sisanya hutang yang harus terbayarkan 2 sampai 3 bulan sesudahnya.

Lalu Siapakah yang akan menanggung Derita Liyani selanjutnya ?

# Pewarta : YON

(Visited 23 times, 4 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *