POHON PISANG DI TANAM DI TENGAH JALAN, BENTUK PROTES PADA PEMKAB SUMENEP

SUMENEP, teropongreformasi.com

Jalan penghubung antar Kecamatan di Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep terkesan di biarkan Rusak Parah oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, dari keadaan tersebut akhirnýa dengan pihak warga langsung di tanami pohon pisang.

Menurut keterangan Sawin salah satu pengguna Jalan mengungkapkan pada TR bahwa jalan penghubung Kecamatan Pragaan, Guluk-Guluk dan Ganding di Dusun Drusah itu sudah mengalami kerusakan sekitar satu bulan lebih, akan tetapi selama ini tidak pernah ada perhatian dari pemkab sehingga sangat membahayakan pengguna jalan yang lain, terutama kalau malam hari, dari hal tersebut menurutnya sangat tidak salah kalau di jalan tersebut di tanami pohon pisang sebagai tanda atau bentuk kekesalan warga sekitar.
Di katakannya lagi bahwa jalan itu baru di perbaiki sekitar 5 atau 6 bulan lalu namun masih tetap saja rusak, artinya tidak awet dalam pembangunannya, sangat jelas di duga telah terjadi ” PERMAINAN” dalam masalah proyek pembuatan jalan tersebut.

Sawin juga meenjelaskan bahwa penanaman pohon pisang oleh warga sebenarnya juga sangat membahayakan pengguna jalan lainnya, karena lokasi terletak di tikungan jalan, karena itu harapannya adalah pemkab harus cepat tanggap dalam mengatasi masalah ini, selain itu di sarankan lagi agar dalam membangun apapun saja yang ada kaitan dengan infrastruktur jangan ada permainan, hal ini akan berbahaya bagi semuanya karena hasilnya pasti akan jelek dan tidak sesuai harapan.

Sampai berita ini di tulis pihak TR bersama dengan Aktifis LSM Reformasi akan segera mendatangi atau juga melaporkan semua kejadian pada beberapa pihak agar terlaksana pemerintahan yang Bersih dari KKN, tidak akan ada lagi dugaan pemberangusan Kejadian yang ada kaitan dengan unsur Tindak Pidana Korupsi, permainan proyek yang bisa membahayakan warga sekitar lokasi proyek yang di kerjakan oleh semua rekanan. RED

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *