Sosialisasi Bimtek bagi Kades Terpilih


Situbondo www.teropongreformasi.com

Sebanyak 105 kades terpilih hadir memenuhi undangan pemerintah daerah di lantai dua PEMKAB guna mengikuti bimbingan tehnik terkait pemerintahan desa yang akan berjalan akan datang .menurut yogie krispiansyah selaku kepala bagian pemetintahan desa ada banyak catatan yang harus di perhatikan terutama bagi kepala desa yang baru terpilih .antara lain ketika sudah berganti kepemimpinan biasanya kades terpilih banyak mengganti perangkat desa terutama waktu pilkades yang lalu tidak mendukungnya untuk itu yogei berpesan agar itu tidak di lakukan kalaupun itu terpaksa ada mikanismenya tentu harus ada tahapannya teguran secara lisan, teguran secara tertulis terakhir baru pemberhentian itupun harus ada rekomendasi camat setempat secara tertulis pula ungkap yogei . yang lain masalah pengelolaan tanah kas desa yang selama ini jadi permasalahan yang cukup rumit , TKD sudah ada aturannya apabila di sewakan ke pihak ketiga masa waktunya tidak boleh lebih lama dari masa jabatannya kades kalau itu terjadi dan si kades tersebut tidak terpilih lagi maka akan jadi masalah . ini tidak boleh terjadi dimasa pemerintahan yang akan datang .
Ada usul dari kades terpilih Samsuri kades curah cottok kec kapangan yang kebetulan beliaunya juga sebagai pengurus ABDESI . tugas kades ke depan makin berat salah salah kita masuk jeruji besi karena salah menggunakan anggaran ADD maupun DD bukan dapat pujian malah kita menuai hujatan dari masyarakat . Untuk itu kami berharap kepada pemerintah daerah sekiranya menaikkan tunjangan bagi kades yang di rasa selama ini tidak cukup .saat ini tunjangan kades di sitibondo bervaritif antara 3,5 hingga 4 jutaan mengingat kegiatan di luar dinas sangatlah tinggi biayanya , paling tidak di sama ratakan paling rendah sekitar 5 jutaan. Juga bisa menganggarkan biaya operasional kades yang sangat tinggi yang tidak terduga pula , misal ada kegiatan sosial dari mana dana di ambil kalau tidak dari kantong pribadi kan bikin kita tekor jelas Samsuri , bahkan katanya kalau ada tamu dari rekan rekan media kita mau tidak mau ngasik padahal tidak ada anggaran untuk itu kami berharap ada anggaran untuk publikasi bagi desa susuai penggunaannya jelas Samsuri .(mis)

(Visited 9 times, 4 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *