Pihak 0perator klarifikasi terkait program PKH .

Hak Jawab Situbondo, www.teropongreformasi.com

Menanggapi pemberitaan sebelumnya dari Teropong Reformasi pada Edisi 10/10 2019 terkait berita nenek /ibu sunarya warga desa Taman Sari yang dua kali tak dapat dana dari program PKH.

Menurutnya ibu Sunarya sudah salah faham atau mungkin beliau belum tahu bahwa dia sudah tak punya hak lagi terkait program PKH .
Untuk itu pihak operator (Wahyu ) “ Saya ingin mengklarifikasi terkait tulisan diatas yg menyatakan tidak masuknya bantuan PKH ke rekening ibu sunarya, bahwa ini ada salah pemahaman terhadap tulisan tersebut.

Pkh bukan bantuan cuma-cuma, artinya harus punya komponen, diantaranya anak sekolah SD, SMP, SMA, ibu hamil atau balita, lansia dan disabilitas.
Ibu sunarnya sebelumnya mempunyai komponen anak sekolah, sebagai pengurus dari cucunya dan pada saat cucunya sudah lulus tingkat SMA dan sudah tidak punya komponen persyaratan sebagai penerima PKH, jadi ibu tersebut tidak lagi menjadi anggota PKH“ . tulisan di atas merupakan tanggapan/ klarifikasi dari pemberitaan sebelumnya dari beberapa Nara sumber yang dapat di percaya yang langsung menghubungi Redaksi via Telpon Cellulernya, salah satunya adalah pendamping Pkh, Rikwan Efendi.

#Pewarta : Red (Mis/Sus)

(Visited 12 times, 3 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *