Penarikan Retribusi Parkir Di RSUD Blambangan Patut Di Pertanyakan

Banyuwangi, www.teropongreformasi.com

Di RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi,ada perubahan diarea Parkir bagian belakang.
Menurut keterangan salah satu petugas parkir yang gak mau disebutkan identitasnya,sejak Jum’at (20/09/2019) semua petugas parkir yang bertugas,digantikan oleh orang PT.yang disinyalir milik Oknum TNI-AL ( Marinir) Surabaya .
Padahal pernah,pada saat disela-sela kunjungan Bupati Abdullah Azwar Anas di RSUD Blambangan beberapa waktu yang lalu,Bupati marah dengan adanya rencana pengajuan proposal yang diajukan salah seorang pejabat Rumah Sakit Umum Daerah terkait Penarikan retribusi parkir di area RSUD.” Disini tempat orang lagi susah,jangan dijadikan tempat bisnis”,kata salah seorang petugas Rumah Sakit yang enggan disebut namanya.

Sementara keterangan dari Pak Nono selaku sekpri Direktur ( Plt )RSUD Blambangan menjelaskan bahwa, ” memang rencananya untuk parkiran Rumah Sakit akan di kelola oleh pihak ke tiga,namun itu masih rencana mas”.Nantinya akan dilakukan sosialisasi dulu kepada para pengunjung pasien RSUD,antara 4 bulan atau 1 tahun,untuk melihat perkembangan respon masyarakat yang berkunjung “,tambah pak Nono.
Setalah kami (media) menjelaskan bahwasannya sudah sejak hari Jum’at (20/09/2019) sudah dikelola oleh PT. Untuk tiap kali parkir di kenakan tarip Rp.2000 untuk Sepeda Motor dan Rp 4000 untuk Mobil .

Namun Pak Nono mengatakan,”saya tidak mengetahui kalau,para petugas parkir di area belakang RSUD Blambangan sudah melakukan aktivitas parkir.Untuk lebih jelasnya,coba ke bagian umum”,ungkapnya.
Kami (media) pun menemui Bagian umum RSUD Blambangan,namun disaat mau konfirmasi ke bagian umum,kami di pamiti (Bagian umum) menghadap ke Dirut RSUD (Plt) Blambangan,terkesan menghindar dari awak media.
Sementara menurut pengakuan pengelola parkir dari PT, kegiatan Parkir di area belakang RSUD Blambangan masih belum di ketahui oleh Pemerintah daerah,khususnya Dishub,ataupun Bapenda kabupaten Banyuwangi. “sistem penggajian tenaga kerjanya akan disesuaikan dengan UMR Banyuwangi”,ujar pengelola yang tidak mau disebut namanya.(tim)

(Visited 12 times, 5 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *